Kamis, 09 Mei 2013

Survei Bangunan Pasca Gempa Dieng





Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengirimkan 40 mahasiswa didampingi dua dosen Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil ke Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk melakukan survei bangunan pascagempa.

"Survei dilakukan karena bangunan yang berada di Dataran Tinggi Dieng itu memiliki potensi terkena longsor dan beberapa waktu sebelumnya juga diguncang gempa," kata Jazaul Ikhsan, salah satu dosen penamping mahasiswa.

Menurutnya, potensi longsor berada di beberapa tempat yang dilanda gempa. Itu diketahui setelah muncul beberapa retakan tanah, bahkan retakan berada di depan beberapa rumah warga.

Ia juga mengatakan, beberapa rumah bahkan pondasinya pecah akibat retakan, sedangkan tanah di bawahnya longsor. Melalui survei yang dilakukan mahasiswa diharapkan kondisi rumah penduduk dapat diketahui dengan tepat. 

"Kalau memang secara struktur sudah tidak layak huni, kami juga akan menyarankan agar rumah tidak ditempati. Selain itu, kami juga akan melakukan sosialisasi yang harus dilakukan saat terjadi gempa susulan," ujar Jazaul.

Survei tersebut dibantu oleh tim Muhammadiyah Disaster Managemen Center dan hasilnya juga akan disampaikan kepada pimpinan daerah Muhammadiyah setempat.

0 komentar:

Posting Komentar